ARTIKEL


Pemasangan Bio Septictank yang Benar

Memasang bio septic tank sebenarnya tidak rumit, tapi ada beberapa hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Pemasangan yang tepat akan membuat tangki lebih awet, bekerja maksimal, dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Langkah pertama dimulai dari lubang galian. Pastikan dasar galian rata, padat, dan tidak ada benda tajam. Permukaan yang tidak rata bisa membuat tangki miring atau mengalami tekanan tidak seimbang. Sebaiknya bagian alas menggunakan pasangan bata atau cor tipis agar posisi tangki lebih stabil.

Setelah bio septic tank diletakkan pada posisi yang benar, isi air ke dalam tangki hingga setengah kapasitas. Ini penting supaya tekanan dari luar dan dalam tetap seimbang saat proses penimbunan berlangsung. Banyak orang melewatkan tahap ini, padahal fungsinya sangat krusial untuk menjaga bentuk tangki tetap aman.

       

Selanjutnya, timbun bagian samping tangki menggunakan pasir bersih secara bertahap. Hindari material yang bercampur batu karena bisa menekan dan merusak dinding tangki. Setelah penimbunan mencapai setengah tinggi tangki, isi kembali air hingga penuh atau sampai air keluar dari pipa pembuangan, lalu lanjutkan penimbunan sampai tertutup rapi.

Untuk hasil yang lebih aman, bagian atas tangki bisa ditutup dengan pelat beton. Tujuannya agar tidak ada tekanan langsung dari atas serta mencegah air hujan masuk ke dalam lubang galian.

Setelah pemasangan selesai dan tangki terisi air, jangan lupa masukkan bakteri pengurai agar proses pengolahan limbah bisa langsung berjalan optimal.

Dengan pemasangan yang benar, bio septic tank akan bekerja lebih efektif, minim risiko bocor, dan lebih tahan lama. Instalasi yang rapi bukan hanya soal teknis, tapi juga tentang menjaga sanitasi lingkungan tetap aman untuk jangka panjang.

WhatsApp