ARTIKEL


Cara Pasang Bio Septic Tank

Cara Pasang Bio Septic Tank

      Berikut cara instalasi bio septic secara ringkas:

1.      Tentukan lokasi penggalian sebagai tempat tanki bio. Sebaiknya dietakkan berdekatan dengan parit pembuangan air kotor.

2.      Lakukan penggalian tanah dengan ukuran lebih besar sekitar 50 cm dari ukuran tanki. Hal ini berguna untuk memudahkan kita saat memasukkan tanki ke dalam lubang. Kedalaman galian disesuaikan dengan saluran pipa WC/kloset. Dalam pemasangan tanki dan kloset, usahakan agar posisi kloset lebih tinggi dari septic tank jadi kotoran dapat mengalir lancar ke tanki. Dasar penggalian harus rata dan padat, jika mengandung air, usahakan buang terlebih dahulu sebelum memasang pondasi.

3.      Pasang pondasi pada dasar galian sebagai penopang tanki bio. Tinggi bata pondasi antara 1 sampai 2 lapis. Untuk perekatnya pakailah adonan pasir dan semen.

4.      Setelah pondasi kering, turunkan tanki ke dalam lubang galian dan atur posisi pipa inlet mengarah ke kloset/WC, sedangkan pipa outlet mengarah ke parit saluran pembuangan air kotor.

5.      Sebelum tanah diisikan disekeliling dinding tanki, lebih baik isi dahulu tanki bio septic menggunakan air sampai separuh. Lakukan penimbunan dibagian samping tanki dengan tanah, lalu padatkan.

6.      Isi lagi tanki hingga penuh dan lakukan penimbunan hingga batas tutup tanki, dengan syarat pipa inlet dan outlet telah disambungkan dengan pipa sesuai bagiannya.

7.      Cekan setiap sambungan, usahakan agar tidak bocor di masing-masing sambungan.

8.      Tutup tanki dengan penutupnya, putar dengan kencang sehingga tidak bocor.

9.      Jika bagian atas tanki hendak dibebani dengan beban yang berat, maka lakukan pengecoran dengan beton bertulang dengan ketebalan 10 cm.

10. Lakukan pengetesan dengan menyiram air dari kloset/WC, dan bio septic tank siap digunakan.